ANNAS TRI WIDAGDO/PORTFOLIO · 2026
VOL. 01 // TECHNICAL ARCHIVE
■annastriwidagdo.me
SOFTWARE ENGINEER·FULL-STACK WEB DEVELOPER·MACHINE LEARNING ENGINEER
ENTRY 001MEMBUKA ARSIP TEKNIS00% · 01 / 01
Lewati ke konten
■annastriwidagdo.me
  • 01Beranda
  • 02Tentang
  • 03Proyek
  • 04Blog●
  • 05Kontak
LANGEN/ID
■annastriwidagdo.me
  • Software Engineer
  • Full-Stack Web Developer
  • Machine Learning Engineer

JAKARTA, INDONESIA · UTC+7

EMAILannastriw6@gmail.com↗ (dibuka di tab baru)LINKEDIN/in/annastriw↗ (dibuka di tab baru)GITHUB@annastriw↗ (dibuka di tab baru)CONTACTBuka Kontak→

© 2026 Annas Tri Widagdo. Drafted in grids, shipped in code.

←Kembali ke indeksBLOG / 01
[CATATAN // 01]/Sistem Full-Stack·3 menit baca·Periode proyek: Januari - Maret 2026

Membangun ERP Multi-Cabang dari Workflow hingga Production

Bagaimana UKG System bergerak dari analisis kebutuhan operasional menuju aplikasi Next.js dan NestJS terintegrasi untuk dua peran, delapan kelompok modul, dan banyak cabang.

Ditulis olehAnnas Tri Widagdo
  • #Next.js
  • #NestJS
  • #ERP
  • #Katalon Studio
  • #Ubuntu
[01]

Memahami Workflow Bisnis Multi-Cabang

  1. 01Analisis Operasional
  2. 02Cakupan Peran dan Cabang
  3. 03UI dan UX Figma
  4. 04Frontend Next.js
  5. 05REST API NestJS
  6. 06QA Katalon Studio
  7. 07Deployment VPS Ubuntu

Saat membangun platform Enterprise Resource Planning (ERP) untuk CV Universal Kharisma Globalindo, prioritas utama adalah memahami alur operasional retail harian. Bisnis ini mengelola beberapa cabang toko, di mana setiap cabang membutuhkan pelacakan stok mandiri, shift kasir, pencatatan biaya operasional, dan absensi karyawan.

Sebagai Fullstack Developer pada proyek ini, saya menangani seluruh siklus delivery dari Januari hingga Maret 2026. Tanggung jawab ini mencakup analisis alur bisnis, perancangan antarmuka di Figma, pengembangan frontend dengan Next.js, pembuatan backend dengan REST API NestJS, otomatisasi pengujian menggunakan Katalon Studio, hingga deployment ke VPS Linux Ubuntu.

  • Dua peran pengguna utama: Owner dan Karyawan, masing-masing dengan batasan hak akses yang jelas.
  • Delapan kelompok modul terintegrasi: Manajemen Pengguna, Presensi, Inventaris, Order Stok, Operasional Toko, Kasir POS, Laporan, dan Analitik.
  • Pemisahan data berbasis cabang pada catatan stok, biaya shift, dan ringkasan keuangan.
[02]

Arsitektur Berbasis Peran dengan Next.js dan NestJS

Sistem memisahkan tanggung jawab secara jelas antara peran pengguna. Karyawan toko menangani aktivitas harian cabang: presensi shift, melayani transaksi di kasir, mencatat pengeluaran operasional toko, dan mengajukan permintaan stok saat persediaan menipis.

Peran Owner memiliki pengawasan yang lebih luas: memantau penjualan langsung di semua lokasi cabang, menyetujui transfer stok antar cabang, dan memeriksa laporan keuangan bulanan. Frontend Next.js berkomunikasi dengan REST API NestJS yang modular untuk menjaga konsistensi aturan bisnis. Sebagai contoh, transaksi penjualan langsung memotong stok di cabang tersebut, sementara pembatalan transaksi secara otomatis mengembalikan barang ke stok aktif.

Dashboard production UKG System yang menampilkan metrik inventaris dan penjualan operasional
Tampilan dashboard production terdokumentasi yang menyajikan status operasional cabang dan level stok inventaris.
[03]

Pengujian Aturan Bisnis dengan Katalon Studio

Pada aplikasi ERP, kesalahan perhitungan atau kekeliruan akses berdampak langsung pada stok barang fisik dan catatan pendapatan. Untuk memastikan keandalan sistem, quality assurance menggabungkan pengujian manual dengan skrip otomatisasi di Katalon Studio.

Skenario pengujian otomatis memvalidasi alur kerja utama: status login, proteksi halaman berbasis peran, pemisahan data antar cabang, alur persetujuan order stok, dan total perhitungan nota kasir. Pemeriksaan ini mencegah terjadinya regresi saat endpoint backend atau komponen frontend diperbarui.

Batas faktual

Catatan proyek mendokumentasikan pengujian manual dan otomatis di Katalon Studio untuk alur utama. Catatan ini tidak mencantumkan persentase peningkatan efisiensi, pass rate, angka test coverage, atau metrik dampak finansial yang tidak terukur.

[04]

Deployment Production pada VPS Linux Ubuntu

  1. 01Menyiapkan runtime environment production dan reverse proxy pada VPS Linux Ubuntu.
  2. 02Mengonfigurasi domain dan sertifikat keamanan SSL untuk https://ukgsystem.com.
  3. 03Menjalankan migrasi database serta data awal lokasi cabang dan hak akses pengguna.
  4. 04Melakukan smoke testing pada endpoint live sebelum sistem resmi digunakan untuk operasional toko harian.

Setelah go-live pada Maret 2026, UKG System langsung digunakan secara aktif untuk operasional CV Universal Kharisma Globalindo. Platform ini terus mendukung transaksi harian, pengelolaan stok, dan operasional bisnis multi-cabang secara andal.

Pengalaman proyek terkait

UKG System↗
Awal indeks
Semua Artikel
ARTIKEL BERIKUTNYA →Mengintegrasikan Machine Learning ke dalam Aplikasi Web